KKN Undip 2026 Dampingi KWT Pertiwi Desa Demakan Kembangkan Kebun Edukasi Berbasis Digital

Sukoharjo - Jumat, 07 Agustus 2026, empat mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Universitas Diponegoro tahun 2026 melaksanakan program sosial masyarakat (sosmas) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Pertiwi di Desa Demakan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Program ini digagas sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anggota KWT, melalui pengembangan kebun tanaman yang dilengkapi sistem informasi digital berupa barcode.

 

Kegiatan sosmas tersebut dijalankan secara kolaboratif oleh empat mahasiswa dari latar keilmuan yang berbeda, yaitu Sastra Indonesia, Administrasi Publik, Bahasa Asing Terapan, dan Arsitektur. 

Citra Probo Pangesti Santoso Putri (Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya) bertugas mengumpulkan, mengolah, dan menyusun informasi setiap tanaman ke dalam naskah barcode yang ringkas, jelas, akurat, dan mudah dipahami. Yumna Mahira Prasetyawan (Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) berperan sebagai penghubung antara tim dan anggota KWT Pertiwi dengan mengelola komunikasi, mendampingi sosialisasi penggunaan barcode digital, serta memperkuat kerja sama selama program berlangsung. Naima Rahmania Zahra (Bahasa Asing Terapan, Sekolah Vokasi), bertugas memastikan ketepatan penulisan istilah tanaman serta mendampingi pembuatan dan pengujian barcode agar informasi dapat diakses dengan baik. Hazel Callafauz Ristandi (Arsitektur, Fakultas Teknik) berperan dalam menata kebun agar lebih rapi serta menentukan lokasi pemasangan barcode digital yang mudah diakses tanpa mengganggu jalur tanam dan aktivitas KWT.

 

Perpaduan disiplin ilmu ini memungkinkan program berjalan secara menyeluruh, mulai dari penyusunan konten informasi tanaman, pendampingan komunikasi dengan anggota KWT, penyusunan istilah nama tanaman yang tepat, hingga penataan area kebun agar lebih tertata dan nyaman digunakan.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengolahan lahan yang dilakukan bersama anggota KWT Pertiwi. Setelah lahan siap, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman berbagai jenis tanaman serta penyiraman secara rutin. Seluruh anggota tim turut serta secara langsung dalam proses tersebut sebagai bentuk pendampingan sekaligus pembelajaran bersama anggota KWT.

 

Melalui rangkaian kegiatan ini, kebun milik KWT Pertiwi diharapkan dapat berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat Desa Demakan mengenai jenis dan manfaat tanaman yang dibudidayakan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong keberlanjutan pengelolaan kebun secara mandiri oleh anggota KWT setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.