Tim II KKN-R UNDIP Laksanakan Pemeriksaan Jentik Nyamuk di Dusun Nglayang
Sukoharjo – Tim II KKN-R Undip Tahun 2026 Desa Demakan melaksanakan kegiatan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) bersama ibu-ibu kader Jumantik Dusun Nglayang pada Senin, 13 Juli 2026, di Dusun Nglayang, RW. 10, Desa Demakan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini menyasar 20 rumah warga sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemantauan dan pemeriksaan jentik nyamuk secara berkala.
Kegiatan Jumantik merupakan program rutin yang dilaksanakan hampir di setiap desa wilayah Demakan sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap potensi berkembangnya jentik nyamuk penyebab DBD, terutama pada musim yang rawan terjadi genangan air. Melalui program ini, Tim II KKN-R Undip turut berperan aktif mendampingi kegiatan pemantauan yang biasa dilakukan oleh kader kesehatan di tingkat dusun.
Dalam pelaksanaanya, Tim KKN mendatangi rumah warga satu per satu untuk memeriksa berbagai tempat penampungan air yang berpotensi menjadi habitat jentik nyamuk, seperti abk mandi, tandon, drum, serta wadah penampungan air lainnya. Selain melakukan pemeriksaan, Tim KKN juga memberikan edukasi singkat kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas air pada tempat penampungan tersebut guna mencegah perkembangbiakan jentk nyamuk.
Rafi Adji Wibowo (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) bertugas mengedukasi warga tentang pengelolaan lingkungan dan sumber air bersih, mengidentifikasi tempat yang berpotensi menjadi habitat jentik nyamuk, menjelaskan cara menjaga kualitas air, serta mendokumentasikan dan melapor hasil kegiatan sebagai bahan evaluasi program. Naura Prastya Ramaniya (Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis) bertanggung jawab merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan Jumantik, mulai dari penyusunan jadwal dan pembagian wilayah pemantauan hingga pendataan serta evaluasi hasil pemeriksaan jentik.
Setiap rumah yang telah diperiksa kemudian dicatat hasilnya, mencakup keterangan apakah ditemukan jentik nyamuk atau tidak pada tempat penampungan air di rumah tersebut. Hasil pemeriksaan dari dua puluh rumah tersebut selanjutnya akan direkap secara sistematis oleh Tim KKN bersama ibu-ibu kader Jumantik sebagai dasar pemantauan dan bahan evaluasi lanjutan dalam upaya pencegahan DBD di Desa Demakan.
Melalui pelaksanaan kegiatan Jumantik ini, Tim II KKN-R Universitas Diponegoro berharap kesadaran masyarakat Dusun Nglayang mengenai pentingnya menjaga kebersihan sumber air dapat terus meningkat, sehingga potensi penyebaran DBD di wilayah tersebut dapat ditekan.